Merdeka. 74 tahun kata itu bergaung khususnya pada 17 Agustus. Tapi apa kita benar-benar merdeka?

By 17th Agustus 2019Uncategorised

 

Merdeka. 74 tahun kata itu bergaung khususnya pada 17 Agustus. Tapi apa kita benar-benar merdeka?

Jawabannya. Iya !

Beberapa orang merasa dirinya belum merdeka. Karena merasa hidup masih serba sulit, beberapa kalangan elit masih seenaknya ekploitasi kekuasaan yang bikin hidup rakyat sengsara, dan masih banyak alasannya.

Rasanya merdeka bukan kebebasan tanpa batas. Bebas dengan aturan untuk saling menghargai kebebasan sesama kita itu arti kemerdekaan yang sebenarnya.

Negeri ini nyatanya telah merdeka. Akui saja. Bayangkan teriakan mu yang merasa tidak merdeka didengar oleh para veteran yang mati-matian berjuang di medan perang. Perasaan mereka yang tersakiti.

Ya. Memang sejahtera belum milik seluruh rakyat Indonesia, pembangunan belum merata, tindak kriminal bertebaran, banyak ekonomi didominasi negara asing. Pendidikan di daerah pelosok juga masih belum sesuai standart yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Tapi dengan merdekanya Tanah Air kita Indonesia ini, kita punya kesempatan merubah itu semua. Walaupun tidak semudah mengkomentarinya tapi kesempatan itu berharga.

Kesenjangan pendidikan di Indonesia bisa dibilang parah. Kita yang masih hidup di sekitaran kota masih sangat mudah mendapatkan akses pendidikan yang layak. Saudara kita yang jauh dari kota apa kabarnya?
Tahun 2018 perwakilan Bank Dunia Rodrigo Chaves menyampaikan, bahwa tingkat pendidikan di Indonesia masih rendah. Indikatornya angka kasus buta huruf Indonesia tertinggi dari negara-negara tetangga. Tenaga pengajar juga jadi perhatian dan perlu dibenahi secara bertahap.

Perilaku nyeleneh para wakil rakyat juga jadi salah satu dari puluhan atau ratusan paparan kasus yang menimbulkan apatisme dikalangan masyarakat. Tidak bisa dipungkiri orang-orang apatis seperti ini menjamur dan pasti ada. Tak terelakan. Selama banyak kalangan atas masih umbar janji tanpa ditepati.
Sudahlah bagian ini dirasa harus kerja ekstra, jujur, dan tindakan proaktif dari masyarakat maupun yang terlibat lebih intens didalam pemerintahan NKRI.

Jadi merdeka itu bukan akhir perjuangan, tapi awal perjuangan merubah dan memperbaiki rumah kita, Indonesia.
Merdeka modal awal. Usaha, sikap dan keputusan kita itu perjuangannya. Dulu merdeka atau mati. Sekarang berubah atau punah?

Mari hargai tanggal 17 Agustus sebagai hari sakral dan penghormatan kita pada mereka orang terdahulu. Pahlawan yang membebaskan tanah dan airnya kita dari penjajah.

Kalo ada yang merasa belum merdeka mungkin dirinya sendiri yang harus mulai perubahan untuk memerdekakan dirinya.

Semangat saudara-saudara sebangsa, setanah air.
Kami segenap Crew Sukabumi.tv mengucapkan DIRGAHAYU Republik Indonesia ke 74.
Mari jangan pernah lelah membawa perubahan, optimis untuk menjadi bangsa yang maju.
Menuju Indonesia Unggul !

sukabumitv

About sukabumitv

Leave a Reply